pon-papua

ONE Championship: Kisah Perjalanan Hidup Chatri Sityodtong dalam Menggapai Kesuksesan

12 Oktober 2020, 18:25 WIB
Penulis: Doddy Wiratama
Editor: Doddy Wiratama
CEO ONE Championship, Chatri Sityodtong, terus berinovasi untuk ajang tarung bebas buatannya. Dalam waktu dekat, Sityodtong akan menggelar The Apprentice: ONE Championship Edition.
CEO ONE Championship, Chatri Sityodtong, terus berinovasi untuk ajang tarung bebas buatannya. Dalam waktu dekat, Sityodtong akan menggelar The Apprentice: ONE Championship Edition. /(ONE Championship)

  • ONE Championship saat ini dikenal sebagai salah satu ajang seni bela diri campuran (mixed martial arts/MMA) paling banyak ditonton di dunia.
  • CEO ONE Championship, Chatri Sityodtong, jelas menjadi sosok paling bertanggung jawab atas kesuksesan yang diraih ajang tersebut.
  • Sebelum sukses seperti ini, Chatri Sitoydtong ternyata harus melalui perjalanan hidup berat nan berliku.

SKOR.id - Saat ini, ONE Championship menjadi salah satu ajang seni bela diri campuran (mixed martial arts/MMA) yang berkembang paling pesat di dunia.

Berdasarkan data Tubular Labs, ONE Championship dinobatkan sebagai ajang olahraga dengan penonton lintas platform terbanyak keempat di dunia untuk periode 2019.

ONE Championship juga tercatat sebagai brand olahraga yang memiliki tingkat engagement terbesar kedelapan di laman Facebook pada semester pertama 2020.

CEO ONE ChampionshipChatri Sityodtong, jelas menjadi sosok penting di balik pencapaian impresif yang dicapai ajang tersebut. Lalu, siapakah Chatri Sityodtong itu?

CEO ONE Championship Chatri Sityodtong dalam acara One Singapore Press 2018.
CEO ONE Championship Chatri Sityodtong dalam acara One Singapore Press 2018. (Dok. ONE Championship)

 

 

Sebelum dikenal sebagai CEO sekaligus founder ONE Championship, Chatri Sityodtong sempat mengalami berbagai rintangan berat dalam kehidupannya.

Pria asal Thailand ini mengaku terbiasa menjalani hidup serba berkecukupan semenjak kecil hingga remaja. Namun, semua itu berubah pada 1998.

Krisis finansial yang menerpa Asia pada saat itu membuat bisnis ayah Chatri bangkrut. Pada masa sulit itu, sang ayah justru menelantarkannya bersama sang ibu.

Chatri menggambarkan bahwa kisah hidupnya penuh dengan pengorbanan dan kesusahan, tetapi ia bersyukur karena hal itu juga yang menjadi dorongan utamanya untuk sukses.

Menggunakan sisa dana simpanan yang ada, sang ibu mendorong Chatri melanjutkan pendidikan di Universitas Harvard dengan harapan mendapat masa depan yang lebih baik.

Melihat kondisi keluarga yang serba terbatas, Chatri sempat bimbang dalam menanggapi pesan sang ibu karena hal ini seperti perjudian besar.

Apalagi biaya kuliah di Universitas Harvard dan bertahan hidup di Amerika Serikat (AS) tidaklah murah. Padahal, tabungan keluarganya kian menipis. 

Pendiri sekaligus bos ONE Championship, Chatri Sityodtong, berbicara kepada media di sela-sela Asia MMA Summit 2016 di Singapura, 22 September 2016.
Pendiri sekaligus bos ONE Championship, Chatri Sityodtong, berbicara kepada media di sela-sela Asia MMA Summit 2016 di Singapura, 22 September 2016. AFP

Berdasarkan perhitungannya, Chatri memperkirakan butuh 4 dolar AS per hari untuk bertahan hidup di sana. Hal ini memaksanya untuk berpikir keras.

“Angka 4 dolar AS tersebut telah tertanam dalam otak saya selamanya,” tutur pria 49 tahun tersebut tersebut.   

Sebagai upaya membiayai kuliah dan bertahan hidup, Chatri pun mengajar seni bela diri di kampus. Ia kemudian menjadi pendiri organisasi Muay Thai bagi mahasiswa di sana.

Chatri memang menyukai Muay Thai sejak usia belia. Rasa cinta itu muncul saat ia diajak sang ayah ke Lumpinee Stadium, tempat legendaris bagi para penikmat Muay Thai.

Tempat tersebut merupakan kiblat bagi para petarung Muay Thai dan kejuaraan yang digelar di sana merupakan salah satu yang paling bergengsi di dunia.

Beranjak remaja, Chatri kemudian menimba ilmu di Sityodtong Gym yang menjadi sasana Muay Thai terbaik di Thailand pada saat itu.

Berkat pelajaran serta kedekatan batin yang didapatkannya dari tempat itu, ia pun memutuskan menyematkan Sityodtong sebagai nama belakangnya. 

Sebagai informasi Skorer, menyematkan nama sasana di belakang merupakan hal yang jamak dilakukan petarung Muay Thai di Thailand. Stamp Fairtex salah satu contohnya.

Petarung putri Stamp Fairtex juga sukses meraih kemenangan dalam laga kelas atom MMA melawan Sunisa Srisen.
Petarung putri Stamp Fairtex juga sukses meraih kemenangan dalam laga kelas atom MMA melawan Sunisa Srisen. (Dok. ONE Championship)

Setelah lulus dari Universitas Harvard, Chatri Sityodtong mengaku ditawari berbagai tawaran pekerjaan dengan gaji tinggi.

Tak lama setelah terjun di dunia kerja, kariernya di industri finansial makin gemilang. Ia pun menjadi seorang pengelola dana investasi (Hedge Fund Manager).

Tak tanggung-tanggung aset yang dikelola Chatri saat itu sudah bernilai ratusan juta dolar AS. Terlepas dari itu semua, ia ternyata masih merasa ada kekosongan dalam jiwanya.  

“Saya ‘sukses’, tetapi merasa ada kekosongan dalam diri dan hal itu membuat saya tak bisa tidur dan berpikir," ujarnya.

"Pada akhirnya saya memutuskan untuk pensiun sebagai Hedge Fund Manager dan menjadikan seni bela diri diri sebagai jalan hidup saya.” 

Pada 2011, Chatri pun memutuskan untuk menggelar sebuah kompetisi MMA yang diberi nama ONE Championship. Event pertama ajang tersebut digelar di Singapura.

Menurutnya, awal mula perjalanan ONE Championship penuh dengan situasi sulit karena banyaknya keraguan dari berbagai pihak.

Kini, setelah sembilan tahun berlalu, ONE Championship telah menjelma menjadi salah satu organisasi olahraga terbesar di dunia.

Perjalanan hidup Chatri Sityodtong tersebut dapat Skorer ikuti dalam video berikut ini.

Ikuti juga InstagramFacebookYouTube, dan Twitter dari Skor Indonesia.

Berita ONE Championship Lainnya:

Hasil ONE: Reign of Dynasties, Eko Roni Saputra Menang Cepat Berkat Kuncian Bahu

ONE Championship Masuk Top 10 Brand Olahraga Paling Interaktif di Facebook

  • Sumber: ONE Championship
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    MMA

    Jumat, 15 Mei 2020

    ONE Championship Masuk Daftar Tayangan Terlaris di Dunia Sepanjang 2019

    ONE Championship menduduki peringkat ke-4 dalam daftar olahraga berpengaruh menurut Tubular Labs.

    Gosip

    Sabtu, 30 Mei 2020

    Kala 5 Petarung Putri One Championship Tampil Memesona Dalam #dontrushchallenge

    Lima petarung putri yang bernaung dalam ajang One Championship unjuk kebolehan merias diri dan berdandan lewat video #dontrushchallenge.

    MMA

    Senin, 5 Oktober 2020

    Angela Lee Hamil, ONE Championship Siapkan Kejuaraan Dunia Atomweight

    ONE Championship akan menggelar kejuaraan dunia divisi atomweight yang diikuti para petarung putri terbaik, termasuk Priscilla Hertati Lumban Gaol.

    Terbaru

    MMA

    Sabtu, 27 November 2021

    Debut Promosi Apik, Jarred Brooks Kalahkan Lito Adiwang di ONE: Nextgen III

    Jarred Brooks membuat kejutan dalam debut promosinya kontra Lito Adiwang di Singapore Indoor Stadium, semalam.

    MMA

    Kamis, 25 November 2021

    Kencingi Lantai Kasino dan Tinju Petugas, Eks Petarung UFC Ditangkap

    Eks petarung UFC, Anthony Rocco Martin, ditangkap karena mengencingi lantai kasino dan meninju petugas keamanan.

    MMA

    Rabu, 24 November 2021

    Adrian Mattheis Siap Kembali Bersaing di ONE Championship 2022

    Petarung berjuluk "The Papua Badboy" ini ingin membuktikan dirinya masih mampu unjuk gigi di arena pertarungan ONE Championship.

    MMA

    Senin, 22 November 2021

    Kayla Harrison, Petarung Putri Tak Terkalahkan yang Diremehkan Presiden UFC

    Kayla Harrison tengah berada di persimpangan karier dan segera menentukan ajang MMA apa yang bakal diikuti ke depan.

    MMA

    Sabtu, 20 November 2021

    Jadi Ibu, Priscilla Hertati Bertekad Kembali ke Circle ONE Championship

    Petarung putri asal Indonesia, Priscilla Hertati, menikmati peran barunya sebagai seorang ibu.

    MMA

    Senin, 15 November 2021

    Paul Lumihi Ubah Pola Latihan demi Kembali ke Circle ONE Championship

    Persiapan intensif terus dilakukan oleh petarung kelas bantamweight ONE Championship, Paul Lumihi.

    MMA

    Sabtu, 13 November 2021

    Rittewada Menang TKO atas Saemapetch di ONE: Nextgen II

    ONE Championship menggelar ONE: Nextgen II di Singapore Indoor Stadium, Jumat (12/11/2021).

    MMA

    Kamis, 11 November 2021

    Duel Lawan Jorge Masvidal Batal, Leon Edwards Tantang Kamaru Usman

    Leon Edwards menantang Kamaru Usman usai duelnya kontra Jorge Masvidal pada UFC 269 batal digelar.

    MMA

    Rabu, 10 November 2021

    Tahun Depan, Eko Roni Bidik 5 Besar Kelas Flyweight ONE Championship

    Eko Roni Saputra tengah berlatih intensif demi mengincar lima besar kelas flyweight ONE Championship.

    MMA

    Minggu, 7 November 2021

    Kembali Pertahankan Gelar Kelas Welter UFC, Kamaru Usman Dekati Rekor Georges St-Pierre

    Kamaru Usman menambah rentetan kesuksesan mempertahankan gelar juara dunia UFC dan mendekati rekor Georges St-Pierre

    Terpopuler Satu Pekan

    Keyword Populer

    Sepak Pojok

    X